Tanda-Tanda Kita Harus Resign dari Pekerjaan

Posted on
  • Wednesday, February 26, 2014
  • by
  • Beranda Kata
  • in
  • Labels:
  • Barangkali hampir tak ada seorangpun yang ingin hanya menghabiskan seumur hidup di sebuah perusahaan saja. Pasti suatu saat pingin mencoba untuk pindah ke pekerjaan lain dengan berbagai alasan. Mungkin untuk mengejar karir yang lebih baik, gaji yang lebih besar atau alasan yang lain. Ada banyak faktor yang membuat kita meninggalkan pekerjaan di perusahaan yang lama. Berikut adalah tanda-tanda bahwa kita harus berhenti di pekerjaan yang lama:

    Tidak menyukai pekerjaan yang sekarang. Beberapa pekerjaan, terutama ketika kita adalah pencari kerja baru  adalah batu loncatan penting menuju pekerjaan impian. Mengawali rencana jangka panjang karir kita mungkin berarti harus diawali dengan beberapa tugas yang tidak menyenangkan. Tetapi jika sudah terlalu lama kita berada di sana, maka sudah sewajarnya untuk mulai mencari pandangan baru, untuk pekerjaan yang lebih menarik. 

    Pekerjaan tersebut membuat stress. Jika pekerjaan yang sekarang membuat stres sehingga mempengaruhi kesehatan mental atau fisik Anda, dan mengganggu hubungan kita dengan pasangan atau anggota keluarga, maka pekerjaan itu tidak sebanding dengan hidup kita. Sudah waktunya untuk berhenti takut saat kita bangun di pagi hari. Ketika kita mengalami depresi setiap hari Minggu memikirkan minggu depan maka kesehatan kita cukup menderita dan saatnya mencari pekerjaan baru.

    Tidak cocok dengan perusahaan. Mungkin kita bisa memiliki keterampilan terbaik untuk mengatur seluruh dunia, tetapi jika kita tidak bisa berbaur baik dengan organisasi, maka kita tidak akan berhasil. Berbaur dengan budaya perusahaan biasanya terjadi dalam beberapa bulan pertama di tempat kerja. Jika sudah berada di sana selama enam bulan atau satu tahun dan kita masih merasa seperti orang luar, kemungkinan besar kita tidak akan pernah berhasil.

    Atasan yang tidak menyenangkan. Barangkali tidak ada bos yang menyenangkan, sebab mereka juga tertekan dengan jabatan mereka. Tapi sungguh, jika sikap dan perilakunya sudah tidak membuat kita betah, dan keadaan tidak juga membaik atau terus memburuk, saatnya untuk melompat kapal.

    Anda overqualified. Jika kita adalah lulusan terbaik dari sebuah universitas ternama dan perusahaan menempatkan pada pekerjaan yang sesungguhnya bisa dikerjakan oleh seorang lulusan SMK, saatnya untuk berpikir mencari tantangan lain. Pertama, kita harus memastikan apakah perusahaan memberikan kesempatan kita untuk promosi, tapi jika tak ada jalan untuk menuju karir yang lebih baik maka itu adalah saat terbaik untuk keluar. 

    Anda diminta untuk melakukan sesuatu yang tidak etis atau ilegal. Barangkali supervisor kita meminta untuk melakukan hal-hal yang tidak baik, seperti melakukan penggelapan atau manipulasi sehingga membuat kita tertekan. Di satu sisi kita ingin menolak tapi tak kuasa, maka jalan terbaik adalah melayangkan surat pengunduran diri. 

    Kondisi keuangan perusahaan tidak baik. Jika Anda khawatir bahwa perusahaan sedang diambang kebangkrutan dan posisi Anda tampaknya tidak lagi aman, saatnya untuk mulai berburu pekerjaan lagi. Salah satu opsi bagi perusahaan yang bangkrut adalah melakukan merger dengan perusahaan lain atau diakuisisi, tapi tentu saja hal tersebut bisa berakibat pada PHK dan bisa saja yang bernasib apes adalah kita. Maka sebelum itu terjadi, sebaiknya kita mencari pekerjaan lain. (ref: Time/ill: jobsdbsingapore)

    55 comments:

    Ione Nasition said...

    sebenarnya apa beberapa poin diatas yang gue alami seperti: tidak menyukai pekerjaan sekarang, bikin stress sampai bermasalah dengan atasan, tapi sulit buat keluar...alasan utama saya, apakah saya akan mendapat pekerjaan yang lebih baik dari sekarang dengan gaji yang lumayan besar bagi saya

    sarofudin uzumaki said...

    alhamdulillah saya terhindar dari itu semua bang hehehe alias masih nyaman dengan yang sekarang

    Mas Onqi said...

    Itu semua tidak ada pada saya mas, jadi saya cocok ya dengan pekerjaan saya yang sekarang
    hehehe

    Mohammad Isnaeni said...

    Saya dulu tahun 1997 pernah resign dari satu perusahaan Jepang karena perusahaan induk kolaps akibat krisis moneter dunia. 3 bulan makan gaji buta tanpa kerja, sehingga rasanya bosen banget mas, sehingga memutuskan untuk resign

    Ahmad Fathoni said...

    artikel yang bagus, sesuai dengan fakta

    Al Fikry said...

    Atasan yang tidak menyenangkan itu tuh ,,, yang paling gue gak suka gan

    Yoni Risqilana said...

    menurut saya paling banyak ada di point 3..

    nimda pns said...

    Artikel yang sangat menarik, bila gejala-gejala diatas sudah muncul,
    sebaiknya segera cari perusahaan lain..

    de eka Sas said...

    kalau begitu bisa dicoba untuk bekerja sendiri sesuai dengan minat dan hobi gan.. ga usah peduli orang ngomong apa, yang penting kita tidak merugikan orang lain dan mendatangkan manfaat bagi kita.

    Torascool said...

    salam kenal and join
    torascool(dot)blogspot(dot)com

    fitri anita said...

    iya bener banget ya,.....apalagi kalau udah alasan yg terakhir harus buru2 cari lagi ya

    bang baho said...

    mudah - mudahan saya tidak mengalami hal - hal di atas
    :)

    ferdon naibaho said...

    paling tidak enaknya lagi kalau bersilisih paham dengan rekan kerja sob
    :D

    Hanung Bayu said...

    keren artikelnya :)

    Elsawati Dewi said...

    kalau saya lebih betah mengerjakan hal-hal yang saya sukai meski saat ini hasilnya belum seberapa..

    Wisma Bayu said...

    selamat siang sobat. Artikel nya sangat bermanfaat sekali sobat tentang tanda-tanda harus keluar dari pekerjaan ini. Saya belum pernah sobat bekerja karena saya masih sekolah hehehe. Izin praktek sobat informasinya. Terimkasih sobatku

    Valentino Febrian said...

    yang ini saya simak dulu mas

    Dhicomp said...

    Masuk dalam kelompok yang terakhir teman, berarti sudah mau bubaran dung

    Propertiniaga.com said...

    Siang teman, jadi kalau masuk dalam ketegori diatas sebaiknya keluar ya Mas?

    Tapi sebenarnya kami masih betah di perusahaan itu

    Anonymous said...

    HOI

    Anonymous said...

    TOMBOL REPLY NYA MANA? MAU BALES KOMEN GA BISA!

    Wahyu Eka Prasetiyarini said...

    banyak hal yang menyebabkan kita keluar dari pekerjaan kita ya mas. Namun, sebaiknya ya kita jangan keluar sebelum kita sukses dan membuahkan hasil yang optimal :)

    oyo sukarya said...

    sebenarnya ada sebagian yg termasuk point tersebut, cuman untuk penggantinya belum ada, jd bershabar dulu menerima tantangan dan rintangan

    Rizkyzone.com said...

    kalau saya selama saya ngrasa nyaman pada kerjaan saya, tak ada tekanan,, saya fine2 saja mas, seperti kerjaan saya sekarang kalau tempat kerja yang dulu mah, bikin emosi saja, sering di salahkan tapi gak menyalahkan secara langsung, menuduh tp dari belakang dengan cara bilang pada karyawan lain yang tak tahu apa2, mentang saya yang paling ngerti masalah komputer di antara karyawan lain ketika ada promblem dengan komputer saya yang disalahkan, padahal saya nyervisce komputer tanpa persetujuan bos saya g berani terima job.

    Selladrt said...

    met mlm mas. wah sangat bermanfaat sekali mas infonya.

    tipsaneh said...

    Pengen sih keluar, tapi masuknya laginya susah, hahaha. ^_^

    Mohammad Robih said...

    Info seperti ini penting agar tidak ketinggalan informasi

    Alfamart Official Partner Merchandise FIFA Piala Dunia Brazil 2014 said...

    wah ternyata ku harus resin ni, ada tanda2 pas banget hehehe

    comtel cell said...

    saya bersyukur, untuk saat ini, itu semua tidak ada pada saya, karena saya tidak bekerja kepada orang lain, hehehe...

    puteriamirillis said...

    Masih baik aja di kantor saya mah...

    ketty husnia said...

    banyak lingkungan sekitar saya yg seperti ini nih

    lilian said...

    Anda diminta untuk melakukan sesuatu yang tidak etis atau ilegal => daripada dipanggil KPK

    Wisata Murah said...

    wow saran cantik dan tepat sekali walau kadang pelaku harus bertarung dengan kebutuhan untunk menolak perintah atasan gila

    sopyan nurcahyana said...

    saya suka pindah pindah kerja alasan nya sih monoton idup bikin stress jd terus terusan cari suasana baru

    Jagad Kawula said...

    kalau saya lebih pada...BOSAN...mudah bosanan saya orangnya :D

    Seputar Dunia Ponsel dan HP said...

    aku sudah lama mengundurkan diri dari pekerjaan kantor dengan alasan sepele saja karena tidak mau disuruh2 lagi oleh bos

    Obat Sakit said...

    ya..kalo dipaksa untuk mengerjakan pekerjaan yang di luar nalar mending out saja

    rhey bond said...

    bulan 4 ini saya juga pen resign... bukan karena alasa2 diatas sich.... pen ngejar passion aja.. :D

    Siti said...

    Suami sy juga baru resign gan :(
    fokus ngeblog lagi kayanya dia sekarang... sy jadi ikut2an deh ngeblog *belajar

    Heri Assidiqi said...

    Kalo sudah jenuh dan ngak nyaman, Resign memang harus segera dilakukan agar terhindar dari stres :)

    irpan sah said...

    jangan bertahan kalau tidak cocok.. makan hati ya gan.. :)

    maschun said...

    saya bosan bro dengan kerjaan sekarang karena saya sduah lama

    foredi said...

    makasih referensinya nih, sedikit ada pencerahan jg , haha

    Ben Giras said...

    di saat karir dan performa lg naik.. Perusahaan malah menampakkan ketidak sehatan secara finansial,lets wait and see sambil hunting sasaran baru. Semangat..

    Rozi Sonjaya said...

    Sepertinya perlu direnungkan dulu mas, heheheh

    Nurul Ardenia said...

    kalau untuk perempuan, tanda harus resign adalah anak semakin rewel waktu ditinggal kerja, jadi sering sakit dan tambah kurus krn ditinggal kerja. (pengalaman pribadi nih..)
    di rumah, menjaga sendiri anak lebih baik, anak lebih terurus, lebih pintar dr anak seusianya, dan tumbuh lebih baik :)

    Gita Merliance said...

    sy sdh resign dr tempat kerja sy, krn alasan di poin ke 2 . tp ktika sy ditetima di perusahaan baru sy msh mengalami trauma krn stress dr kerjaan sebelumnya. sehingga psikis sy terganggu dan sy stress berat . dan sy resign kembali . gimana ya cara hilangin trauma dan perasaan waswas yg jd berkrlanjutan spt ini?

    Gita Merliance said...

    sy sdh resign dr tempat kerja sy, krn alasan di poin ke 2 . tp ktika sy ditetima di perusahaan baru sy msh mengalami trauma krn stress dr kerjaan sebelumnya. sehingga psikis sy terganggu dan sy stress berat . dan sy resign kembali . gimana ya cara hilangin trauma dan perasaan waswas yg jd berkrlanjutan spt ini?

    Oyo Sukarya said...

    jadi perlu pertimbangan ya mas..terkadang kita suka tidak suka, bertahan dulu sebelum dapt kerjaan baru, ..zona nyaman ?? hehe walau gaji kecil

    Anonymous said...

    bnerrr bgtt gan

    1mmanuel'Z-Note5 said...

    Tapi kalau resign bukannya nggak dapat kompensasi, Mas?

    Lisa Deslina said...

    awal bulan2 bekerja saya ingin mengajukan resign karena sy merasa bosan dan flat dlm pekerjaan yg sy jalani, tetapi krna ortu bilang coba dulu setahun sy tetap melanjutkan & skrg sudah 1 thn 7 bulan.. tetapi masih saja bosan dan tdk ada jenjang karir.
    dan merasa beban tanggungjawab pekerjaan terlalu berat. gaperlu takut ga dpt pekerjaan diluar sana.. jika kita sudah punya ilmunya serta pengalaman.

    Budi Jokodi said...

    Untuk setiap teman yang menggunakan Sribu (99designs Versi Indonesia),
    Anda akan mendapatkan sampai dengan Rp. 600.000 CASH
    dan teman Anda akan mendapatkan voucher Sribu sebesar Rp. 250.000
    bagi mahir/hobby desain grafis
    Join dan Pedaftaran
    http://klik.web.id/34e9

    Devina saragi said...

    this is what I feel.what should i do?I want to resign.

    Demini said...

    Artikelnya sangat menarik mas :)

    Post a Comment

    Pembaca dapat memberikan komentar yang terkait dengan artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan penulis blog dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator. Komentar yang berisi promosi atau tautan yang mengarah ke situs pornografi, perjudian atau pelanggaran lain akan dihapus.

     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Powered by : Blogger