Kebiasaan Salah yang Membuat Kita Tidak Menjadi Kaya

Posted on
  • Thursday, January 23, 2014
  • by
  • joe
  • in
  • Labels:
  • kebiasaan yang membuat tidak kaya
    Menjadi kaya adalah dambaan semua orang, tapi kalau kemudian harapan itu tidak kunjung datang kemudian kita menyalahkan faktor nasib. Padahal kadang bisa jadi hal itu adalah karena kesalahan dari kita sendiri. Berikut adalah kebiasaan-kebiasaan salah yang membuat kita tidak menjadi kaya:

    Mengabaikan uang kecil. Hanya karena gaji kita jutaan maka kadang kita menyepelekan uang kecil, padahal uang kecil yang terkumpul akan menjadi uang besar. Ada baiknya kita membuat tempat penyimpanan uang-uang receh seperti sebuah toples atau semacamnya. Setelah beberapa waktu uang kecil itu akan terkumpul menjadi banyak, dan banyak hal yang bisa digunakan dengan uang itu. 

    Bermental bossy. Ada kalanya karena malas melakukan sesuatu kita menyuruh orang lain untuk ini-itu walaupun kita harus mengeluarkan tips. Seperti menyuruh office boy di kantor untuk membelikan makan siang dengan upah beberapa ribu. Padahal kalau kita mau melakukannya sendiri kita akan bisa menghemat beberapa ribu itu.  

    Tidak menjaga pengeluaran. Adalah hal yang wajar saat gaji mulai merambat naik, kita cenderung untuk menaikkan juga standar pengeluaran. Misalnya setelah terbiasa dengan sepeda motor, seiring kenaikan karir kita mulai membidik kendaraan beroda empat. Keinginan tersebut seharusnya bisa kita tekan, dengan cara mengalihkan selisih uang tambahan kenaikan gaji tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Misalnya adalah dengan cara menambah persentase uang yang ditabung, dan juga investasi. 

    Takut bila dicap pelit. Yang harus diingat adalah, hemat itu tidak sama pelit. Begitu telitinya kita untuk mengurus kembalian uang receh itu bukan pelit. Kita tidak boleh mengabaikan uang kembalian pembelanjaan walau hanya sebesar Rp500,- sebab, selisih uang tersebut tetap memiliki arti, dan merupakan hak kita. Bahkan, menurut tinjauan agama adalah sesuatu yang berdosa jika kita menyia-nyaikan uang kecil itu karena itu merupakan bagian dari rejeki kita yang diberikan Tuhan. 

    Tidak berinvestasi. Berapapun penghasilan per bulan kita, selalu sisihkan sekian persen untuk investasi. Dengan laju inflasi yang meningkat setiap tahun, menyimpan uang di tabungan atau deposito pada akhirnya hanya akan membuat uang kita tergerus inflasi. Satu-satunya jalan keluar adalah dengan berinvestasi, maka mulailah berinvestasi sesegera mungkin. Investasi tidak harus dengan nominal yang besar, tetapi yang terpenting adalah konsisten. Kita bisamemilih instrumen investasi yang sesuai dengan karakter dan profil risiko kita. 

    Terjebak pada kartu kredit. Adalah sangat tidak bijaksana untuk tergantung pada kartu kredit terutama saat sedang tidak punya uang. Berbelanja dengan kartu kredit saat tidak punya uang adalah tanda-tanda kita mendekati kebangkrutan. Kartu kredit sebaiknya hanya dipakai sesuai dengan proporsi, yaitu sebagai alat pembayaran pengganti uang tunai. Artinya, kita memang mempunyai uang, tapi karena faktor keamanan dan kepraktisan, menggunakan kartu kredit. (ref: Reader Digest)

    64 comments:

    Beranda Kata said...

    pertamax, ini adalah posting ke 200 :-D

    Mukhamad Sholikudin said...

    Wah semua ada di saya, harus belajar lagi ni, makasih sob atas sharenya.

    sarofudin uzumaki said...

    untuk point mengabaikan uang kecil itu benar banget bang karena ada beberapa momment yang saya di selamatkan oleh uang kecil itu

    terus soal uang pakai kartu itu juga sangat setuju. entah kenapa ketika ingin menghabiskan uang yang ada di kantong tidak merasa berat dalam pikiran owh karena masih ada di dalam kartu gitu bang

    Marnes Kliker said...

    Super sekali mas boss...
    terimakasih udah share artikel yang penuh arti ini, mudah-mudahan bisa memotivasi serta bisa membuat kita jadi lebih untuk terus mengoreksi diri akan hal-hal kecil yang kerap kali sering kita abaikan... :)

    Etika Maria said...

    Alhamdulillah, saya tidak menggunakan kartu kredit.. Menakutkan kalau keasyikan belanja tp tak bisa membayar pada akhirnya hehehe

    Brebes VS Lamongan said...

    met pgi mas. kalu aq mah gk pnya krtu kredit jadi lngsung bayar. kalu gk pnya uang ngutang dulu hehehhe. trmksih sob infonya

    paridah said...

    ya bagus sekali tips yg diberi kalau diikuti ramai billonnare/trillionnare di kalangan kita...

    Intan Sudibjo said...

    padahal uang kecil itu bila dikumpulkan bakal banyak ya, intinya sabar ngumpulin uang kecil hehe

    Dimy Corner said...

    Untung yang terakhir belum ikutan,
    Mau kaya ah.

    Munawir Alfikri said...

    Benar sekali itu gan (y)

    jenx indah said...

    Saya sering melihat itu mengabaikan uang kecil karena gengsi kalau merka tidak pakai kartu kredit...tapi ya tetep kaya e mas piye ya

    Mohammad Isnaeni said...

    Wah, beberapa kadang juga saya lakukan, pantes saya tidak kaya ..
    Kalau mengabaikan uang kecil, biasanya kaum laki-laki yang biasa ngelakuin, tapi kalau terjebak kartu kredit, biasanya perempuan yang suka belanja .. hehe

    Anonymous said...

    Bener juga gan, kayaknya ibu ibu harus tau banyak nih. Hehehe

    febriansyah haq said...

    Yang uang receh emang sering dipandang fadjah tangan gan . Hehehe

    Pri Enamsatutujuh said...

    Wah, ini juga penting bt saya. Yg mas sebut itu bener semua kayknya...

    de eka Sas said...

    saya setuju kita harus mempunyai investasi dibidang tertentu. sangat sayang memang jika uang dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi kita.

    baho punya said...

    motivasi ini bisa menjadi panduan sukses ni
    thanks mas
    :)

    Ngrambe said...

    Bener juga, saya setuju sekali dengan beberapa poin diatas :)

    de nif said...

    iya boos, boros pangkal kere...:D siip gan...

    Saud Karrysta said...

    Selamat Siang Mas Joe. simak artikel nya tentang
    kebiasaan salah-yang membuat kita tidak kaya
    Menarik sangat menginfirasi artikel nya buat
    Kemajuan dan sukses buat saya makasih Mas Joe :)

    Karrysta said...

    Wah keren yah Mas Joe ternyata ini postingan yang ke 200
    Salut deh dengan keuletanya salam sukses Mas Joe salam silaturrahmi :)

    Sabda Awal said...

    nah, ini dia. mengatur pengeluaran. agak sulit juga kayak lajang seperti saya. whehehe

    Muhamad Wahyu said...

    Saya termasuk orang yang boros nih hueeeeee, nice share sob tak bungkus dulu tips tips nya. Salam blogger :)

    Albarnation said...

    Ada beberapa prilaku saya masih sperti di atas sob, waduh

    Lyliana Thia said...

    kartu kredit = kartu hutang ;-D
    thanks for sharing, joe

    Abdurahman Baharudin Wahid said...

    wah terima kasih sharingna. semoga kita bisa jadi kaya dan dermawan..

    dea purnama said...

    gabisa jaga pengeluaran, bener banget ..

    Valentino Febrian said...

    makasih sob infonya

    Jakwire said...

    ane msh blm bz mnjga pngluaran gan -_-, nice info

    komeng sukses, dtunggu blzan u :v

    sopyan nurcahyana said...

    sepertinya mirip mirip dengan pribadi saya sob hehehehe boros sekali nih :(

    Wisata Murah said...

    artikel bijak yang wajib dibaca bagi siapa saja yang ingin kaya

    Abi Sabila said...

    Sempat tergoda untuk membuat kartu kredit, tapi untungnya segera sadar, ternyata keinginan yang lebih besar dibanding kebutuhannya.

    dadang hidayat said...

    Artikel bagus sob, mengajarkan kita untuk menjadi kaya dengan sesuatu hal yang bernilai sepele. Terimakasih. Salam sukses

    Mas Nazar said...

    Tidak menjaga pengeluaran. Betul sekali mas.

    Saya sering tidak bisa mengontrol pengeluaran saya :(

    @tukangcolong said...

    saya juga pengen jaga om :(

    Muhammad Iqbal Azhari said...

    Artikel yang sangat bermanfaat thanks yaaa

    Ucu Nurodin said...

    shre yg bermanfaat mas makasih atas sharenya

    Mus Djono said...

    tidak berinfestasi itu mungkin yang perlu saya pikirkan lagi kayaknya. Tidak prnah saya melakukannya dengan alasan pas buat kebutuhan saja. Kudu mulai pkirin lagi sekecil apa tindakan kudu di lakukan menabung infestasi juga kan?

    Feby Oktarista Andriawan said...

    Poin nomor 1 itu gak ada sama gw, soalnya uang recehan kembalian dari belanja gw masukin toples terus.. wkwkwk

    ari.srg said...

    ternyata masih banyak poin yang saya lewatkan mas, terima kasih sudah mengingatkan tentang hal ini, semoga kedepannya saya bisa lebih menjaga mental dan menjauhi poin-poin diatas.

    Mohammad Robih said...

    Saya biasanya megabaikan uang kecil

    Yaumil Akbar Firdaus said...

    MEMBERI / BERBAGI . . . itulah kuncinya

    Yaumil Akbar Firdaus said...

    kunci menjadi kaya

    Wahyu Eka Prasetiyarini said...

    saya suka nyimpan uang receh mas. Lama kelamaan bisa mencapai ratusan ribu rupiah hmmmm :)

    tapi kalau pelit sih itu bukan tipical saya mas hehehe :D

    comtel cell said...

    wah... artikel ini berkualitas sekali, sangat bermanfaat, thx sharingnya bos...

    Abdul Kholiq Hasan said...

    kalau saya biasanya mengumpulkan uang receh untuk bayar parkir, sepertinya harus mulai menyimpan uang receh juga biar berakhir di tukang parkir terus

    Oyo Sukarya said...

    tips yang bagus, ntar diterapkan

    baho punya said...

    sukses selalu buat kita semua sobat blogger
    :)

    Hari FDay said...

    Halah! pantesan saya ga kaya kaya mas, habis semua yang dibilang diatas istilahnya , "GUA BANGET" :D

    Tari Cici said...

    smg siapa saja yg hbs membaca ini lgsg kaya raya.. wekekekek...

    MitraBibit said...

    hal yg sudah menjamur di kalangan masyarakat..

    Anthonie Eka said...

    uang receh kecil banyak juga saya kumpulin dalam toples, kalau udah banyak nanti mau saya beliin apa yah hehe...

    oomguru said...

    waahhh.. tips jadi orang kaya yak?
    keren nih oom!
    gue pengen banget soalnya jadi orang kaya :D

    Iskandar Dzulkarnain said...

    mengabaikan uang kecil :D
    aku banget itu mas
    lama ga berkunjung di blog ini
    seingatku terakhir ke sini tahun 2010 :v
    lama juga yah

    joe said...

    selamat datang kembali sobat, ditunggu kunjungan baliknya selalu

    rhey bond said...

    sampe skr takut banget apply cc krn sy orngnya g bisa kontrol,, yg ada malah gesek setan. bisa2 cuma mampu bayar minimum payment :D

    Ahmad Kali Akbar said...

    Saya termasuk orang yg boros dan sulit menabung :-D

    kkkkkkkk

    dicintai said...

    kalau terlalu pelit ya kurang baik mas untuk menjalin persahabatan hehehe :D

    Felix Young said...

    Sepertinya saya harus berinbvestasi supaya terbebas dari kebiasaan yang membuat kita tidak menjadi kaya.

    Anonymous said...

    Pelit pangkal kaya wkwk

    Menulislah.Com said...

    dikumpulin, dikit2 lama2 jadi pelit, wkwkwkwkwk

    irpan sah said...

    Setuju tu sama yang ngeremehin uang receh.. padahal kalo di kumpulin mungkin udah jadi beberapa ember..

    Agus Supriyono said...

    Nambahin kurang memperbanyak kran-kran air / sumber-sember baru pendapatan lainnya he...faktor kali

    Berita Unik dan Seru said...

    maka dari itu, hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai....

    Post a Comment

    Pembaca dapat memberikan komentar yang terkait dengan artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan penulis blog dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator. Komentar yang berisi promosi atau tautan yang mengarah ke situs pornografi, perjudian atau pelanggaran lain akan dihapus.

     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Powered by : Blogger