Fakta-Fakta Seputar Komodo

Posted on
  • Monday, August 4, 2014
  • by
  • Beranda Kata
  • in
  • Labels:
  • Komodo adalah hewan prasejarah yang hanya ada di wilayah Indonesia yaitu di sebuah pulau kecil bernama Pulau Komodo. Termasuk anggota famili biawak, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 meter. Komodo menjadi popular di dunia setelah ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Dengan tubuhnya yang besar dan reputasi sebagai pemburu yang mengerikan membuat komodo begitu popular. Berikut adalah fakta-fakta seputar komodo:

    Menyebarkan Salmonela. Pada tahun 1996, beberapa orang yang mengunjungi kebun binatang Denver pada hari yang sama kabarnya terinfeksi salmonella. Lima puluh orang sakit dan delapan dari mereka meninggal di rumah sakit. Diperkirakan mereka terpapar salmonella setelah orang-orang menyentuh kayu dan pagar yang telah terkena kontak dengan kotoran dan ludah komodo.

    Hewan yang parthenogenesis. Jika kita menonton Jurassic Park, mungkin kita ingat bahwa dinosaurus yang semuanya betina berhasil mereproduksi diri. Hal itu rupanya berlaku juga pada komodo yang terisolasi di pulau-pulau terpencil yang memungkinkan betina bereproduksi tanpa bantuan hewan jantan. Proses ini juga dikenal dalam organisme yang lebih rendah, seperti kutu daun, tapi itu hampir tidak pernah terdengar pada hewan begitu rumit seperti komodo. Salah satu hewan yang lebih tinggi lainnya baru ditemukan mengalami partenogenesis adalah hiu martil.

    Kemampuan untuk bertahan. Komodo adalah hewan yang kanibal sehingga tak jarang bayi-bayi komodo menjadi santapan komodo dewasa. Selain memanjat di pohon yang tinggi komodo kecil akan mempertahankan diri dari serangan dengan cara menutupi tubuhnya dengan tinja sehingga komodo besar urung memakannya.

    Mempunyai pendengaran yang buruk. Komodo memiliki indera pendengaran dan penglihatan yang buruk, sehingga untuk berburu mangsa mereka bergantung sepenuhnya pada penciumannya yang tajam. Begitu tajamnya sehingga komodo bisa mencium darah wanita yang sedang datang bulang dalam jarak ratusan meter.

    Mitos air liur komodo. Banyak yang mengatakan bahwa gigitan komodo sangat berbahaya karena adanya air liur yang sangat beracun. Air liur yang diduga mengandung bakteri mengerikan yang akan membunuh siapapun yang tergigit. Namun seorang peneliti Australia Bryan Fry menemukan fakta bahwa yang menyebabkan berbahayanya gigitan komodo adalah bukan air liurnya sebaliknya, membunuh mangsanya dengan racun yang kuat. (ref: listverse/ill: blog.arkive.org)

    18 comments:

    paridah said...

    biawak besar ni spesis haiwan prasejarah ya..

    Munawir Alfikri said...

    Saya paling gak suka liat komodo hehe

    Intan Sudibjo said...

    suka ngeri kalo liat air liur ngucur gitu iihhhh.. hoho

    Kudhen said...

    makasih mas infonyaa

    Dede Thea said...

    waw galaknya nggak seberapa tapi racun di air liurnya itu yang sangat membahayakan ,,,

    Purnomo said...

    yang menariknya dari penciumannya yg gitu tajam ya mas..sampe dia mampu mencium wanita yg tengah datang bulan :)

    Alldent Darzunt said...

    Mengerikan sekali Gigitan dan air liurnya.. :(

    mekanik komputer said...

    komodo termasuk dinosaurus yang saat ini masih ada dan terancam punah :)

    Indra Kusuma Sejati said...

    Kalau di lihat sepintas hewan komodo ini kalem ya mas, namun bisa yang terdapat di air liurnya dapat mematikan setiap lawan yang terkena oleh air liurnya.

    Salam

    Anis Khoiriyah said...

    wah, infonya bagus mas.

    astri damayanti said...

    Sebenernya aku ngeri lihat Komodo... apalagi dia termasuk binatang purba
    Thanks sharingnya ya :D

    Blogs Of Hariyanto said...

    ternyata komodo suka memangsa bayi bayi komodo juga ya....benar-benar kanibal...dan racun pada gigitannya ternyata sangat mematikan...btw-biar bagaimana pun,,komodo ini harus tetap dijaga kelestariannya..sebagai salah satu warisan purba yang ada di indonesia...keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    Cilembu thea said...

    walaupun komodo suka memangsa bayi bayi mereka sendiri, tapi komunitas mereka bisa tetap bertahan dan ada sampe sekarang ya kang, padahal hewan purba jenis lainnya malahan udah punah....itulah kuasa - Nya

    George Pisan said...

    air liurnya saja sangat mematikan apalagi kalau sampai digigit hiiii.... jangan sampei deh

    Happy Fibi said...

    Salmonella bikin ngeri - -" ini kalau di daerah pulau komodo sana, jangan2 banyak yang terjangkit ini :"

    Hidup sehat said...

    komodo adalah hewan mengerihkan namun harus tetap kita jaga, apalagi hanya ada di Indonesia, kita bisa memanfaatkanya untuk di jadikan tempat pariwisata. Pasti ramai

    Tuxlin said...

    Wah serem nih ternyata komodo, kita nggak bisa dekat2 sama hewan ini ya :D

    Beby Rischka said...

    Sereeeem..

    Post a Comment

    Pembaca dapat memberikan komentar yang terkait dengan artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan penulis blog dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator. Komentar yang berisi promosi atau tautan yang mengarah ke situs pornografi, perjudian atau pelanggaran lain akan dihapus.

     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Powered by : Blogger