Filumeni dan Pecinta Korek Api

Posted on
  • Sunday, July 11, 2010
  • by
  • joe
  • in
  • Labels:
  • Bila Anda seorang perokok, apa yang akan Anda lakukan pada wadah korek api Anda bila isinya telah habis? Korek api itu, orang mengatakan 'rek jress', bisa jadi hanya akan terbuang percuma bila isinya telah terpakai semua. Atau paling-paling akan digunakan sebagai penggganti asbak, sebelum tebuang sia-sia.

    Tapi hal itu tidak berlaku bagi para kolektor kotak korek api. Seabuah kotak korak api kosong, apalagi bila disertai dengan gambar yang langka akan menjadi harta yang bernilai tinggi.

    Dibandingkan dengan filateli, hobi filumeni atau mengumpulkan kemasan korek api memang kalah tenar. Filumeni sendiri berasal dari bahasa Latin 'philos' atau 'philelein' yang berarti cinta dan 'lumen' yang berarti cahaya. Tak ada yang tahu secara persis kapan hobi ini pertama kali mulai digemari di Indonesia, namun diperkirakan ditularkan oleh para penjajah Belanda.

    Dan sebagaimana dengan filatelis, para filumenis juga mengumpulkan kemasan korek api karena gambar-gambar yang tertera pada kemasan tersebut. Seperti pada perangko, illustrasi pada kotak korek api juga sering bercerita tentang suatu tempat, tokoh, peristiwa atau event yang tengah terjadi ataupun sekedar pemandangan alam.

    Filumenis ternama Indonesia adalah Dardjat Sukapradja, seorang pensiunan pegawai negeri sipil. Menekuni hobi langka ini sejak tahun 1950-an, hingga tahun 2010 telah terkumpul koleksi etiket (label) dan kotak korek api (match box) sejumlah 12.095 jenis.

    Dari sejumlah itu, sebanyak 1.714 di antaranya adalah koleksi dari dalam negeri dan 10.381 lainnya berasal dari mancanegara yang meliputi 84 negara berbeda. Dardjat juga pada tahun 2000 dianugerahi oleh MURI piagam penghargaan untuk kategori koleksi filumeni pertama di Indonesia dan untuk koleksi korek api tertua merek 'De Vlinder' yang made in Holland tahun 1880. Bayangkan tahun 1880, sebagai perbandingan Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830!

    Untuk mendapatkan koleksinya itu, Dardjat mengumpulkan dari seluruh penjuru nusantara dan luar negeri. Namun tidak jarang dia juga mendapatkan dari pemberian kerabat atau teman, juga dari tukar menukar dengan sesama kolektor (gambar: dgi-indonesia.com)

    39 comments:

    ekopras said...

    hobby baru nih, selama ini gak kepikiran, ya dibuang ajah deh.

    TuSuda said...

    Kalau suka koleksi kaset lagu disebut apa ya...

    ariefborneo said...

    Ga kepikiran sama skali untk mengkoleksi kotak korek api...koleksi unik y sob...klo ane dri tahun 2001 lebh suka nyimpanin vhocer fisik dr oprator mana aja sob..

    tomo said...

    Waduh pengkoleksi korek jes ini aku baru tahu gan

    Ferdinand said...

    Wah unik2 koleksinya......klo aku cuma koleksi DVD Sob hha....maklum suka nonton Film.........

    z4nx said...

    ada juga ya jenis hoby kaya gini

    BaS said...

    hey, baru tahu soal filumeni......seru kayaknya!

    Postingannya informatif pak......

    Salam kenal ya,

    Sudino Dinoe said...

    Jadi kepengen ngoleksi korek api..

    Puskel said...

    Setiap orang punya hoby unik dan butuh pengorbanan besar bisa mendapatkan rekor seperti itu. Selamat...

    orang kampung belajar ngeblog said...

    hobi yang langka.. memang sih gak terlalu "wah" cuman pasti ada kepuasan tersendiri bagi si penghobi ini..

    Sang Cerpenis bercerita said...

    hobi yg unik.

    catatan kecilku said...

    Filumeni... baru aku ketahui sekarang ini. Ternyata menarik juga ya...

    Muhammad A Vip said...

    Butet Kertarajasa suka ngumpulin rokok, jodoh kayaknya

    the others... said...

    Selama ini aku cuma kenal filateli, kebetulan aku dulu punya hobby filateli.. :D

    Keping Hidup said...

    Punya satu toples - korek api dari hotel :D

    imtikhan said...

    halo met pagi, berkunjung nich sob
    makasih

    julianusginting said...

    sob kebetulan saya ga perokok hehee.. :)

    Arif Chasan said...

    baru tahu saya.... ^^

    attayaya said...

    dulu aku sempet punya sekitar seratusan kotak korek api
    abis tuh males ngurusnya
    ntah dimana sekarang barang2 itu

    orange float said...

    kecil jadi sahabat dan besar bisa menjadi lawan

    Bunglon Blog Indonesia said...

    ini adalah hal2 unik dan menarik sekali ya mas, meskipun hanya sebuah korek namun memiliki nilai tersendiri buat kolektornya
    sukses slalu!

    Lyrics said...

    kalo di indonesia adanya gambar durian ama wayang... kalo engga gambar pohon kelapa, yg giniian dpt dr mana yah??

    Tianshi Indonesia said...

    Salam kenal pak, artikelnya bagus

    Tianshi Indonesia said...

    Salam kenal pak

    Corat - Coret [Ria Nugroho] said...

    ih bagus banget tempat korek apinya :D

    ketawa, lucu, ngakak said...

    hmmmmm....... hoby yang menarik nih :D

    yuniarinukti said...

    Dulu aq juga pernah ngumpulin bekas kotak korek api.. ada yg bunga, topeng, binatang dan banyak lagi.. tp krn saking banyaknya hingga ga keurus, sama Ibuku dibuang ke sampah hiks..hiks..

    windflowers said...

    wah...baru tau ni..heheh..have a great day...^_^

    kutukupret said...

    saya bukan perokok, tapi tempat korek apinya bagus saya pikir pasti dapetinnya susah :D

    masndol said...

    heemmm hobby yg aneh, klu saya lebih baik punya hobby kumpulin duit yg banyak mas :D

    imtikhan said...

    halo sobat met siang
    mampir lagi gak papa ya
    terima kasih

    Dunia Muslimah said...

    Masih jarang yang tahu Filumenis

    joe said...

    all: terima kasih atas kunjungan dan komentarnya ...

    salam...

    yenni 'yendoel' said...

    ini pertamax dengar istilah filumeni. suka salut sama para kolektor! aku suka koleksi gantungan kunci pemberian teman2kalo jalan2 ke luar negeri. tapi hanya sedikit.ada yg hobi koleksi wine dalam botol2 kecil. kamu sendiri hobi koleksi apa?

    Aldy said...

    Saya jadi ingat teman pernah marah kepada saya karena kotak korek api yang dimilikinya tersenggol dan jatuh.

    Hobby, tidak pernah kenal jenis, tempat dan waktu :D

    joe said...

    yenni:
    kalau aku dulu suka koleksi perangko bekas (filateli), tapi entahlah sekarang kok jadi malas ya, atau mungkin memang bukan pecinta sejati ya....

    Wardi said...

    Skill kreatif memang akan merubah barang tak berharga menjadi berharga

    Anonymous said...

    ada yang punya alamat pak dardjat? saya butuh alamatnya untuk tugas kuliah.. kalau ada, tolong kabari ke dendezb@yahoo.com ya. terimakasih sebelumnya :)

    Camera.co.id Toko Kamera Murah di Indonesia said...

    kalo aq abis gasnya lgsung kebuang

    Post a Comment

    Pembaca dapat memberikan komentar yang terkait dengan artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan penulis blog dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator. Komentar yang berisi promosi atau tautan yang mengarah ke situs pornografi, perjudian atau pelanggaran lain akan dihapus.

     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Powered by : Blogger