Jakarta Pernah Dijuluki 'Kuburan dari Timur'

Posted on
  • Monday, May 3, 2010
  • by
  • joe
  • in
  • Labels:
  • Dahulu, sebelum Jakarta bernama Jakarta, sebelum akrab dengan penggusuran dan disesaki para koruptor, Jakarta pernah dijuluki Kerkoven van het Oosten alias Kuburan dari Timur. Ketika itu masih bernama Batavia. Penyebabnya bukan peperangan yang mahadahsyat, juga bukan karena bencana alam, namun karena binatang kecil saja. Nyamuk Anopheles sundaicus, penyebab malaria.

    Batavia pada jaman itu masih bertekuk lutut kepada VOC. Namun sungguh, nyamuk menyerang tanpa mengenal kasta. Korban pun lantas berjatuhan, dan memenuhi beranda rumah sakit yang telah berada di Batavia sejah tahun 1622. Namun demikian, mereka bukannya semakin sembuh setelah berada di rumah sakit, justru semakin menjadi-jadi. Dan kematian datang di mana-mana, bahkan di tempat terang sekalipun.

    Waktu itu para pejabat Batavia menuding, dan menyalahkan artitektur kota dan alam rawa-rawa tropis Batavia sebagai penyebab maraknya nyamuk malaria. Berbagai upaya medis telah diupayakan oleh pemerintah kolonial namun korban terus berjatuhan hingga di sudut-sudut kota.

    Tahun 1734 diumumkan satu hari puasa dan pembacaan doa bersama oleh pemerintah kolonial untuk memohon kepada Tuhan agar wabah segera pergi. Namun bukannya mereda, wabah malah merenggut Gubernur Jendral Belanda Dirk van Cloon (1732-1735).

    Wabah terus menghebat hingga di tahun 1750-an. Sebanyak 85.000 personal VOC mati dan sayang tidak ada catatan korban dari penduduk pribumi. Wabah juga telah membawa kerugian finansial yang sangat hebat bagi kekuasaan kompeni di Indonesia. Diperkirakan setiap tahun kompeni merugi hingga 1,2 juta gulden.

    Akibat serangan hebat itu, dalam gelombang besar penduduk kota mulai berbondong-bondong mengungsi ke daerah pedalaman. Mereka menuju Gambir dan menetap di sana.

    27 comments:

    Sang Cerpenis bercerita said...

    wah, baru tahu aku

    joe said...

    cerita lama kok ....

    tukangpoto said...

    Sejarah suatu tempat memang kadang seram-seram,ya. Di Roxy ini juga dulunya hanya rawa-rawa.

    joe said...

    semoga tidak ada bencana lagi seperti dulu bro...

    nina said...

    kalau pacitan dijuluki apa bang?

    Love to share said...

    Nyamuk pembawa malapetaka....

    Sudino Dinoe said...

    Sejarah yg luar biasa ya..moga tidak terjadi lagi

    Kang Sugeng said...

    weeeh... sejarah kuno yg coba diangkat kembali, saya malah ndak tau tentang sejarah Batavia ini

    Delia said...

    makasih infonya....
    walaupun cerita lama ..
    tapi lia kok baru tau sekarang ya..
    hehehe

    salam kenal

    attayaya said...

    hmmmmmm ternyata belanda bisa dibuat kocar kacir oleh makhluk kecil itu

    catatan kecilku said...

    Julukan yg pernah diberikan utk Jakarta ngeri juga... hehehe

    the others... said...

    Makasih ya, udah berbagi info yg baru aku ketahui setelah baca disini

    hendro-prayitno said...

    aku baru tau sob,,makasih infonya

    ajeng said...

    Suenengnya bisa baca lagi tulisan mas Joe. Ehm..kalau yg ini baru tahu saya

    ozzy's blog said...

    wiiih serem juga yak, kalo sekarang wabah nya apa yak

    Tour, Food, and Health said...

    waaah...ngeri juga ya...
    komennya bang atta lucuuu....^_^ iya siyy, hebat juga ya prajurit kecil bisa ngalahin belanda...

    richoyul said...

    serem juga yah julukane, kuburan dari timur.....

    suwung said...

    kalah sama nyamuk rupanya

    suwung said...

    kalah sama nyamuk rupanya

    TUKANG COLONG said...

    sekarang masih banyak nyamuknya kan..hehe

    Fajar said...

    jakarta semakin macet om...

    Gudang Ilmu said...

    kog ane jadi ngeri gini yaaaaaaaa

    Kakaakin said...

    Hmm, baru tau juga ternyata malaria pernah melanda Jakarta...

    wi3nd said...

    uda lama tin99al di jaktra baru tau neh he he..


    numpan9 doan9 seeh akunya :)

    Syam Oby said...

    ahhahaha
    bulenya kena hukum dari yg di atas...

    thx for sharing kak :)

    devie said...

    kalau Pacitan dijuluki apa mas?

    Kang Zeer El-Watsi said...

    wah menakutkan juga jakarta zamn dahulu y

    Post a Comment

    Pembaca dapat memberikan komentar yang terkait dengan artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan penulis blog dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator. Komentar yang berisi promosi atau tautan yang mengarah ke situs pornografi, perjudian atau pelanggaran lain akan dihapus.

     
    Copyright (c) 2010 Blogger templates by Bloggermint
    Powered by : Blogger