Yang sedang hits saat ini adalah sebuah film nasional berjudul Pengabdi Setan. Pengabdi Setan merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 28 September 2017. Disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar dan menghadirkan Tara Basro sebagai pemeran utama. Film ini yang telah meraup 1.7 juta penonton dalam kurang lebih 10 hari. Berikut adalah fakta-fakta seputar film Pengabdi Setan.
Film Remake. Film Pengabdi Setan adalah film remake atau daur ulang dari film dengan judul yang sama di tahun 1980 yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra. Film ini sangat terkenal pada masanya bahkan sampai di dunia internasional, dirilis dalam berbagai format seperti VHS dan kemudian DVD di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Eropa dan Jepang.
Lonceng berumur ratusan tahun. Lonceng yang digunakan oleh sosok ibu dalam film ini ternyata bukanlah lonceng biasa, melainkan sebuah lonceng yang berumur ratusan tahun. Lonceng tersebut berumur lebih dari 120 tahun. Menurut Joko Anwar, lonceng tersebut berasal dari tahun 1890 yang merupakan pemberian dari salah seorang temannya.
Lokasi syuting. Untuk mendapatkan setting rumah kru memerlukan waktu yang cukup lama. Rumah pun direnovasi karena tidak layak huni, mulai dari lantai rumah yang jebol hingga banyaknya sarang burung dan kelelawar. Selain itu kru juga menambahkan sumur buatan. Lokasi syuting sendiri dilakukan di daerah Pengalengan, Jakarta, dan Sentul selama 18 hari dengan persiapan 2 bulan.
Pemeran utama penakut. Tara Basro merupakan sosok yang sangat penakut sehingga dia berpikir berkali-kali saat ditawari film horor. Namun pada saat membaca script yang diberikan, ia langsung tertarik untuk bergabung. Menurutnya meski ini adalah kedua kalinya Tara bermain di film horor namun film pertamanya tidak seseram Pengabdi Setan.
Adegan paling mengerikan. Menurut Joko Anwar adegan yang menakutkan justru tak terjadi saat syuting atau nonton filmnya. Ketika itu Joko sedang menulis script bersama produsernya Wilza Lubis. Ketika itu terdengar suara lonceng dan ada sosok hantu di sampingnya.
Read More...
Film Remake. Film Pengabdi Setan adalah film remake atau daur ulang dari film dengan judul yang sama di tahun 1980 yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra. Film ini sangat terkenal pada masanya bahkan sampai di dunia internasional, dirilis dalam berbagai format seperti VHS dan kemudian DVD di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Eropa dan Jepang.
Lonceng berumur ratusan tahun. Lonceng yang digunakan oleh sosok ibu dalam film ini ternyata bukanlah lonceng biasa, melainkan sebuah lonceng yang berumur ratusan tahun. Lonceng tersebut berumur lebih dari 120 tahun. Menurut Joko Anwar, lonceng tersebut berasal dari tahun 1890 yang merupakan pemberian dari salah seorang temannya.
Lokasi syuting. Untuk mendapatkan setting rumah kru memerlukan waktu yang cukup lama. Rumah pun direnovasi karena tidak layak huni, mulai dari lantai rumah yang jebol hingga banyaknya sarang burung dan kelelawar. Selain itu kru juga menambahkan sumur buatan. Lokasi syuting sendiri dilakukan di daerah Pengalengan, Jakarta, dan Sentul selama 18 hari dengan persiapan 2 bulan.
Pemeran utama penakut. Tara Basro merupakan sosok yang sangat penakut sehingga dia berpikir berkali-kali saat ditawari film horor. Namun pada saat membaca script yang diberikan, ia langsung tertarik untuk bergabung. Menurutnya meski ini adalah kedua kalinya Tara bermain di film horor namun film pertamanya tidak seseram Pengabdi Setan.
Adegan paling mengerikan. Menurut Joko Anwar adegan yang menakutkan justru tak terjadi saat syuting atau nonton filmnya. Ketika itu Joko sedang menulis script bersama produsernya Wilza Lubis. Ketika itu terdengar suara lonceng dan ada sosok hantu di sampingnya.







